Langsung ke konten utama

Postingan

"Duka Sedalam Cinta"

  Pandemi covid 19 di fase kedua yang meninggalkan begitu banyak jejak duka. Hampir tiap hari bahkan tiap jam, kabar duka mampir di beranda sosial media kita; facebook, telegram, whatsapp, instagram, dll. Kabar duka seolah mengirimkan sinyal peringatan dari Allah, agar manusia senantiasa ingat mati--dzikrul maut. Kematian yang akan mendatangi siapa saja, kapan saja dan dengan bagaimanapun caranya.  Kali ini Allah mengirimkan sinyal peringatan sekaligus sinyal cinta kepada orang-orang terkasih. Dia  memanggil dalam kematian yang indah ... syahid karena wabah covid.  "Sampaikan kabar gembira bagi yang sabar. Bila datang ujian, ia ucapkan "Innaa lillaahi wa Innaa Ilayhi rooji'uun,"  Selintas lagu shaka yang senada dengan QS. Al Baqarah, bersenandung dalam hati. Yaa Robb ... duka sedalam cinta Duka menyayat hati atas kehilangan orangtua, saudara, kerabat, teman-teman, sahabat, guru, dan ulama terkasih.  Duka sedalam cinta kami kepada mereka.  Namun, mereka...

"SILATURAHMI KEBANGSAAN PKS PPU, KUNJUNGI PONPES SYEKH MUHAMMAD ARSYAD AL BANJARI"

Penajam - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Syaikhu menggaungkan agar para pengurus dari tingkat pusat hingga daerah melaksanakan silaturahmi kebangsaan dengan berbagai elemen bangsa seperti lintas partai, ormas maupun lembaga umum lainnya. Silaturahmi kebangsaan dengan sejumlah partai politik beberapa waktu oleh Dewan Pimpinan Pusat PKS bertujuan untuk mewariskan rasa persatuan dan kesatuan di tengah perbedaan pandangan politik. Kepentingan bangsa tetap yang harus diutamakan. Kita memiliki tugas sejarah untuk mewariskan rasa persatuan dan persaudaraan di tengah masyarakat ungkap Presiden PKS beberapa waktu lalu. Sikap oposisi PKS bukan berarti terus melestarikan polarisasi politik yang justru kontraproduktif terhadap kebersamaan. Kompetisi politik di alam demokrasi adalah hal yang lumrah. Namun, kompetisi politik ini harus didasari semangat kebangsaan yang lebih tinggi. Silaturahmi kebangsaan PKS adalah manifestasi dari jalan Islam Rahmatan Lil Alamin. Dewan Pimpinan Daer...

"Silaturahim Kebangsaan PKS Kaltim, sambangi PPP ajak bekerjasama sejahterakan masyarakat"

Jum'at,18/06 PKS Kaltim memulai rangkaian silaturahim kebangsaan. PPP menjadi Partai pertama yang disambangi PKS. Rombongan PKS diterima langsung oleh Ketua PPP Kaltim, Rusman Yaqub dan Sekretaris PPP - Gamalis yang juga Wakil Bupati Berau didampingi pengurus PPP Kaltim lainnya. Dalam sambutannya, Rusman Yaqub menyampaikan apresiasinya atas silaturahim yang dilakukan oleh PKS Kaltim, "Kami sangat apresiasi kunjungan saudara-saudara PKS, hal ini menjadi sarana untuk mempererat dan sekaligus bisa ditindaklanjuti sebagai koalisi politik islam di daerah," terang anggota DPRD Provinsi Kaltim, Dedi Kurniadi yang mewakili PKS Kaltim menyampaikan bahwa PPP merupakan partai pertama yang dikunjungi PKS dalam program silaturahim kebangsaan PKS hal tersebut dikarenakan PPP sama seperti PKS sebagai Partai dengan asas Islam sehingga menjadi salah satu prioritas untuk dikunjungi. "Silaturahim kebangsaan ini merupakan upaya PKS untuk merekatkan berbagai entitas untuk bersama sama me...

"Hukum Air"

  Air adalah sumber kehidupan manusia. 73 persen tubuh manusia terdiri dari air. Itulah mengapa setiap kegiatan apapun manusia butuh air. Penting bagi kita, untuk tetap menjaga dan melestarikan menjaga sumber air. Menurut laman BiG, rata-rata kebutuhan manusia adalah 60 liter air bersih  dalam satu hari, dan perkiraan akan meningkat setiap tahunnya. Sedangkan kualitas air dari tahun ke tahun terus menurun. Lalu, apa kabar dengan sumber air di Indonesia? Setiap tahun Indonesia mengalami pertambahan populasi peduduk. Tentu membutuhkan persediaan air bersih yang terus meningkat. 60 persen wilayah Indonesia, yang merupakan laut, harusnya menjadi sumber air bersih terbesar. Namun, pada kenyataannya sangat di sayangkan, laut sudah banyak yang tercemar sampah, bahkan tumpahan minyak.  Begitu pula sungai-sungai yang merupakan sumber air tawar, banyak yang telah tercemar limbah industri,   sampah, dan limbah rumah tangga. Beberapa dampak buruk air tercemar bagi kesehatan...

"Antara Fitnah dan Ghibah"

Dua kata ini tidak asing dalam kamus pergaulan sehari-hari. Apalagi di era digital yang segala hal dapat diperoleh dengan mudah. Fitnah dan ghibah sering kita temui dalam keseharian, baik secara tidak sengaja atau bahkan disengaja. Sebut saja acara TV yang memang menayangkan gosip atau ghibah, atau situs-situs yang menggunakan gosip untuk meraih viralitas berita, tanpa mengindahkan perasaan orang yang diberitakan. Utamanya saat ini, ketika keburukan orang lain menjadi hal biasa untuk dibicarakan, dan secara sengaja menyeret para pengguna media sosial untuk terlibat di dalamnya.  Ghibah atau gosip adalah membicarakan keburukan atau hal yang tak disukai seseorang kepada orang lain. Sedangkan fitnah adalah saat keburukan tersebut masih belum pasti, atau malah tidak pasti, alias menyebarkan berita bohong. Fitnah memberikan efek luar biasa bagi yang difitnah, apalagi jika berita yang beredar sengaja dibuat untuk menjatuhkan harga diri dan kehormatan orang tersebut.  Maka benarlah a...

Launching Gerakan Donor Plasma Konvalesen Covid-19, DPW PKS Kalimantan Timur

Samarinda, Kalimantan Timur (31/03). Setelah setahun berjalannya pendemi Covid, dan tak nampak penurunan jumlah penderita, apalagi tanda-tanda akan berakhir. Maka mulailah digalakkan gerakan donor plasma konvalesen. "Duh, membacanya saja saya terbalik-terbalik terus. Konvalesen, saya baca konvaselen," ujar seorang ibu, yang membaca judul di atas. Istilah ini memang tergolong baru dipublikasikan ke tengah masyarakat Indonesia.  Apakah Donor Plasma Konvalesen? Dikutip dari Kompas.com, (5/12/2020). Juru Bicara Satgas Covid-19 Rumah Sakit Universitas Sebelas Maret (UNS), Tonang Dwi Ardyanto mengatakan plasma konvalesen sudah dikenal sejak lama sebagai sebuah metode terapi.  "Pada berbagai kondisi, terutama pada situasi-situasi pandemi. Situasi di mana ada penyakit baru, kita belum banyak mengenal, maka dilakukan (terapi) dengan cara plasma konvalesen," kata Tonang. Jadi donor plasma konvalesen Covid-19 adalah kondisi di mana, penyintas Covid-19, mendonorkan plasma darah...

Tips Menjalani Ibadah Puasa Ramadhan di Era Pandemi Covid 19

Ramadhan secara umum berarti bulan kesembilan dalam kalender Islam (Hijriah). Adapun kalender tersebut terdiri dari Muharram, Safar, Rabi'ul Awal, Rabi'ul Akhir, Jumadil Awal, Jumadil Akhir, Rajab, Sya'ban, Ramadhan, Syawal, Dzulkaidah, dan Dzulhijjah.  Ramadhan adalah bulan dimana "diwajibkan" bagi orang beriman untuk berpuasa, menahan lapar dan haus mulai dari terbit sang fajar hingga terbenamnya matahari. Kewajiban menjalankan puasa di bulan ramadan sudah tertulis secara jelas pada Surat Al Baqarah ayat 183.  Surat Al Baqarah ayat 183 merupakan ayat yang menerangkan kewajiban berpuasa di bulan Ramadan. Dalam surat Al-Baqarah ayat 183, Allah SWT berfirman, untuk memerintahkan umat Islam melaksanakan ibadah puasa di bulan ramadan selama satu bulan penuh. Sebab, ibadah puasa bisa menambahkan ketakwaan kepada Allah SWT. Adapun ayat yang berisi firman Allah ta'ala tersebut adalah : يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى ال...