Langsung ke konten utama

"Kado Terindah dari Anak Bangsa di Masa Pandemi"

 


Apriyani Rahayu dan Greysia Polli adalah pasangan ganda putri bulu tangkis. Mereka sukses meraih medali emas pada Olympic Tokyo 2021 di Jepang, dengan mengalahkan pasangan dari cina dengan 2 set permainan.

Apriani merupakan sosok pejuang. Sejak usia 9 tahun, ia terobsesi menjadi pemain bulu tangkis handal. Berasal dari Desa Konawe, Sulawesi Tenggara, lalu hijrah ke Jakarta dan menjadi atlet buku tangkis nasional.

Greysia, seorang perempuan yang berasal dari Manado, terlahir dari keluarga pecinta olahraga. Orangtuanya sudah mengenalkan Greysia dengan olah raga bulu tangkis sejak berusia 4-5 tahun. Kemudian keluarga graysia pindah ke Jakarta agar bisa memberi peluang anaknya mencapai cita-cita.

Apriyani dan Greysia sama-sama berhijrah untuk meraih mimpi, mewujudkan cita-cita dan keinginannya. Di Jakarta mereka menemukan wadah dan pelatih yang tepat untuk mengasah kemampuan mereka. Berbagai macam lomba dan tournament mereka ikuti.

Pada akhirnya, Apriyani dan Greysia di-couple-kan untuk dikirim ke tokyo sebagai perwakilan Indonesia di ajang Olympic Tokyo 2021. Mereka unggul dengan skor 21-19, 21-15 dalam waktu 55 menit dilapangan 1 Musashiro Forest Sport Plaza, Tokyo. Mengalahkan Chen Qing Chen/Jia Yi Fan pada partai final, Senin, 2 Agustus 2021.

Kebahagiaan dan air mata tidak terbendung, kala mereka menyaksikan bendera merah putih berkibar di lapangan. Bendera merah putih berkibar paling tinggi di antara bendera yang lain.   

Apriyani dan greysia adalah atlet pertama penyumbang Emas untuk Indonesia. Mereka mengukir harum nama bangsa indonesia di mata dunia. 

Atas prestasi yang membanggakan itu, Menpora memberi hadiah 5 milyar kepada Apriyani dan Greysia. Tak mau kalah, para pengusaha pun memberi berbagai macam hadiah. Tujuannya adalah sebagai motivasi kepada yang lain agar berusaha mengikuti jejak perjuangan mereka.
   
"Kerjakeras, tekad dan istiqomah adalah kunci sukses untuk meraih mimpi."


- Muara Wahau, 3 Agustus 2021 -
#UmmuNisa


Komentar

Postingan populer dari blog ini

"PKS Berkompetisi Untuk Meraih Yang Terbaik"

(Samarinda Convention Hall). Halalbihalal dan Tasyakuran Milad PKS ke-23 yang digelar hari ini, Sabtu, 3 Mei 2025, oleh DPW PKS Kalimantan Timur di Convention Hall Samarinda berlangsung sangat meriah. Sejak jam 6 pagi, panitia dan peserta yang berpakaian bernuansa putih oren sudah tampak bersiap. Rangkaian acara dimulai pukul 07.00 WITA, diawali dengan kegiatan senam sehat yang dipandu oleh tim Senam Sehat dari Deputy Kebugaran DPW PKS Kaltim, diikuti oleh peserta yang telah hadir di tempat acara. Aktivitas di area bazar pun tak kalah heboh. Beberapa stand dengan berbagai barang dagangan turut memeriahkan acara. Pukul 09.00 acara Halalbihalal dibuka oleh komika Wawan Saktiawan dan Dimas Nurdiansyah sebagai pemandu acara. Dan, ruangan menjadi hening saat Qari Pemenang kedua MTQ Nasional 2024, Ust. Jumarlin, melantunkan Al Hujurat ayat 10-13. Ketua DPW PKS Kalimantan Timur dalam sambutan menyampaikan bahwa halalbihalal yang diselenggarakan DPW PKS ini terasa seperti DPP yang...

DPW PKS KALTIM Gelar Halalbihalal dan Tasyakuran Milad PKS KALTIM ke-23 Tahun

(Samarinda Convention Hall). Hari ini, Sabtu, 3 Mei 2025. Pengurus Partai Keadilan Sejahtera Wilayah Kalimantan Timur menggelar acara Halalbihalal dan Tasyakuran Milad PKS ke-23 di Plenary Hall, Samarinda Convention Hall, Samarinda, Kalimantan Timur. Gubernur Kalimantan Timur, Rudi Mas'ud, Presiden PKS, Ahmad Syaikhu, dan Sekjen, Aboe Bakar Al Habsyi akan menjadi tamu istimewa dalam acara Halalbihalal PKS Kalimantan kali ini. Dan, diperkirakan juga 3000 kader dan simpatisan akan hadir memenuhi tempat acara. Mereka bukan hanya berasal dari kota Samarinda, tapi juga dari kota-kota penyangga Ibu Kota Provinsi, seperti Balikpapan, Kutai Kertanegara, Bontang, Kutai Timur, bahkan dari Kabupaten Berau. Sejak tiga hari sebelum acara, panitia telah mempersiapkan segala perlengkapan dengan teliti. Bendera putih oren tampak berkibar memenuhi halaman Samarinda Convention Hall. Saat memasuki gedung, meja-meja dengan penutup warna putih, oren, hitam memberi kesan meriah. (VdR)

"Bullying pada Anak, antara Subjek dan Objek"

Beberapa tahun belakangan ini, Indonesia marak dengan kasus perundungan atau yang biasa disebut dengan bullying. Bully merupakan tindakan kekerasan baik dengan fisik dan atau verbal kepada orang lain yang dianggap lebih lemah dengan tujuan untuk mengganggu serta menimbulkan ketidaknyamanan.  Ada dua faktor yang menyebabkan tindakan bullying, yaitu faktor internal dan eksternal. Hasil penelitian menunjukkan tindakan bullying yang berasal dari faktor internal diantaranya, perasaan cemas, pendiam, rendah diri, dan tidak terbiasa melakukan interaksi sosial. Anak dengan karakter pendiam atau pemalu cenderung rawan mengalami bullying, walaupun tidak semuanya begitu, biasanya karena tidak mampu menyampaikan perlawanan atau tidak mampu mengekspresikan rasa tidak suka. Sedangkan salah satu faktor eksternalnya adalah pernah melihat orang lain melakukan tindakan kekerasan, baik di dunia nyata maupun tayangan kekerasan di dunia maya, seperti film, berita kriminal dan lain-lain. Anak yang pern...